Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Bergabunglah di Grup WhatsApp PTS, ikuti Program Tadarus setiap periode 15 hari Bergabung

Tata Cara serta Niat dan Doa Sholat Nisfu Syaban

Tata Cara serta Niat dan Do'a Sholat Nisfu Sya'ban
Tata Cara, Niat dan Do'a Sholat Nisfu Sya'ban

Nisfu Sya’ban adalah salah satu pertengahan bulan istimewa, bulan yang dihormati dalam agama Islam, selain Muharram, Dzulhijjah dan Rajab. Tepatnya pada malam ke lima belas bulan Sya’ban, yang lebih dikenal dengan nama malam Nisfu Sya’ban. Sebagaimana dijelaskan dalam hadits shahih dari Mu‘az bin Jabal Radhiallahu ‘anhu, bahwa pada malam ini “Allah menjenguk datang kepada semua makhlukNya di Malam Nisfu Sya‘ban, maka diampuni segala dosa makhlukNya kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang yang bermusuhan.” (HR. Ibnu Majah, at-Thabrani dan Ibnu Hibban).

Begitu juga hadits riwayat Aisyah r.a.
ุนู† ุนุงุฆุดุฉ ุจู†ุช ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ู‚ุงู„ุช: «ู‚ุงู… ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ู…ู† ุงู„ู„ูŠู„ ูŠุตู„ูŠ، ูุฃุทุงู„ ุงู„ุณุฌูˆุฏ ุญุชู‰ ุธู†ู†ุช ุฃู†ู‡ ู‚ุฏ ู‚ุจุถ، ูู„ู…ุง ุฑุฃูŠุช ุฐู„ูƒ ู‚ู…ุช ุญุชู‰ ุญุฑูƒุช ุฅุจู‡ุงู…ู‡ ูุชุญุฑูƒ ูุฑุฌุนุช، ูู„ู…ุง ุฑูุน ุฅู„ูŠ ุฑุฃุณู‡ ู…ู† ุงู„ุณุฌูˆุฏ ูˆูุฑุบ ู…ู† ุตู„ุงุชู‡، ู‚ุงู„: ูŠุง ุนุงุฆุดุฉ ุฃุธู†ู†ุช ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ู‚ุฏ ุฎุงุณ ุจูƒ؟، ู‚ู„ุช: ู„ุง ูˆุงู„ู„ู‡ ูŠุง ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡، ูˆู„ูƒู†ู†ูŠ ุธู†ู†ุช ุฃู†ูƒ ู‚ุจุถุช ู„ุทูˆู„ ุณุฌูˆุฏูƒ، ูู‚ุงู„ : ุฃุชุฏุฑูŠู† ุฃูŠ ู„ูŠู„ุฉ ู‡ุฐู‡؟ ู‚ู„ุช: ุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ุฃุนู„ู…، ู‚ุงู„: ู‡ุฐู‡ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ู†ุตู ู…ู† ุดุนุจุงู†، ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ ูŠุทู„ุน ุนู„ู‰ ุนุจุงุฏู‡ ููŠ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ู†ุตู ู…ู† ุดุนุจุงู†، ููŠุบูุฑ ู„ู„ู…ุณุชุบูุฑูŠู†، ูˆูŠุฑุญู… ุงู„ู…ุณุชุฑุญู…ูŠู†، ูˆูŠุคุฎุฑ ุฃู‡ู„ ุงู„ุญู‚ุฏ ูƒู…ุง ู‡ู…
Dari Aisyah radhiyallahu’anha berkata bahwa Rasulullah SAW bangun pada malam dan melakukan shalat serta memperlama sujud, sehingga aku menyangka beliau telah diambil. karena curiga maka aku gerakkan telunjuk beliau dan ternyata masih bergerak. Ketika beliau mengangkat kepalanya dari sujud dan selesai dari shalatnya, beliau berkata, “Wahai Asiyah, (atau Wahai Humaira’), apakah kamu menyangka bahwa Rasulullah tidak memberikan hakmu kepadamu?”Aku menjawab, “Tidak ya Rasulallah, namun Aku menyangka bahwa Anda telah dipanggil Allah karena sujud Anda lama sekali.” Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kamu malam apa ini?” Aku menjawab, “Allah dan rasul-Nya lebih mengetahui.”Beliau bersabda, “Ini adalah malam nisfu sya’ban (pertengahan bulan sya’ban). Dan Allah muncul kepada hamba-hamba-Nya di malam nisfu sya’ban dan mengampuni orang yang minta ampun, mengasihi orang yang minta dikasihi, namun menunda orang yang hasud sebagaimana perilaku mereka.” (HR Al-Baihaqi)

Begitulah kemurahan Allah swt yang diberikan kepada hambanya di malam Nisfu Sya’ban. Sehingga dalam kesempatan lain Aisyah meriwayatkan hadits lagi dengan banyaknya pengampunan itu semisal bulu kambing Bani Kalb.
ุนู† ุนุงุฆุดุฉ ุจู†ุช ุฃุจูŠ ุจูƒุฑ ู‚ุงู„ุช: «ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ : "ุฅู† ุงู„ู„ู‡ ูŠู†ุฒู„ ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ู†ุตู ู…ู† ุดุนุจุงู† ุฅู„ู‰ ุงู„ุณู…ุงุก ุงู„ุฏู†ูŠุง، ููŠุบูุฑ ู„ุฃูƒุซุฑ ู…ู† ุนุฏุฏ ุดุนุฑ ุบู†ู… ูƒู„ุจ"
Sesungguhnya Allah ‘Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam nisfu sya’ban dan mengampuni lebih banyak dari jumlah bulu pada kambing Bani Kalb (salah satu kabilah yang punya banyak kambing). (HR At-Tabarani dan Ahmad)

Demikianlah hendaknya kesempatan malam Nisfu Sya’ban ini tidak disia-siakan.

Demikian hadits riwayat Ali bin Abi Thalib menegaskan;
ุนู† ุนู„ูŠ ุจู† ุฃุจูŠ ุทุงู„ุจ ู‚ุงู„: «ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ : "ุฅุฐุง ูƒุงู† ู„ูŠู„ุฉ ุงู„ู†ุตู ู…ู† ุดุนุจุงู† ูู‚ูˆู…ูˆุง ู„ูŠู„ู‡ุง ูˆุตูˆู…ูˆุง ู†ู‡ุงุฑู‡ุง ูุฅู† ุงู„ู„ู‡ ูŠู†ุฒู„ ููŠู‡ุง ุฅู„ู‰ ุณู…ุงุก ุงู„ุฏู†ูŠุง ููŠู‚ูˆู„ ุฃู„ุง ู…ู† ู…ุณุชุบูุฑ ูุฃุบูุฑ ู„ู‡ ، ุฃู„ุง ู…ู† ู…ุณุชุฑุฒู‚ ูุฃุฑุฒู‚ู‡ ุฃู„ุง ู…ู† ู…ุจุชู„ู‰ ูุฃุนุงููŠู‡ ุฃู„ุง ูƒุฐุง ุฃู„ุง ูƒุฐุง ุญุชู‰ ูŠุทู„ุน ุงู„ูุฌุฑ
Dalam hadis Ali, Rasulullah bersabda: “Malam nisfu Sya’ban, maka hidupkanlah dengan salat dan puasalah pada siang harinya, sesungguhnya Allah turun ke langit dunia pada malam itu, lalu Allah bersabda: “Orang yang meminta ampunan akan Aku ampuni, orang yang meminta rizqi akan Aku beri dia rizqi, orang-orang yang mendapatkan cobaan maka aku bebaskan, hingga fajar menyingsing.” (H.R. Ibnu Majah dengan sanad lemah).

Cara Shalat Malam Nisfu Sya’ban

Amaliah Malam Nisfu Sya’ban dapat dimulai setelah sholat maghrib. Berpegang pada hadits Rasulullah saw, sebaiknya ibadah malam Nisfu Sya’ban ini dilakukan secara individual (tidak berjama’ah).
Secara umum panduannya :
  1. Shalat fardlu Maghrib
  2. Membaca Surah Yasin 3 kali
  3. Membaca doa Nifsu Sya’ban
  4. Malam Nisfu Sya’ban dengan memperbanyak dzikir, shalawat, doa dan istighfar.
    ุฃُุตَู„ّู‰ِ ุณُู†َّุฉً ู†ِุตْูُ ุดَุนْุจَุงู†َ ุฑَูƒْุนَุชَูŠْู†ِ ู„ِู„ّٰู‡ِ ุชَุนَุงู„ู‰ٰ
    Aku niat shalat sunat nisfu sya’ban 2 rakaat sebagai karena Allah Ta’ala.
Bilangan shalat sunnah Nisfu Sya’ban adalah 2 rakaat dengan 1 kali salam. Pada rakaat pertama setelah Al-Fatihah membaca surat Al-Kafirun. Sedangkan pada rakaat setelah Al-Fatihah membaca surat Al-Ikhlas.

Doa Malam Nisfu Sya’ban

Setelah shalat sunnah dua rekaat biasanya dilanjutkan dengan membaca surat yasin tiga kali yang dan ditutup dengan doa malam Nisfu Sya’ban di bawah ini;
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ูŠَุงุฐَุง ุงู„ْู…َู†ِّ ูˆَู„ุง ูŠَู…ُู†ُّ ุนَู„َูŠْูƒَ ูŠَุงุฐَุง ุงْู„ุฌَู„ุงَู„ِ ูˆَุงْู„ุงِูƒْุฑَุงู…ِ ูŠุงَุฐَุง ุงู„ุทَّูˆْู„ِ ูˆَุงْู„ุงِู†ْุนَุงู…ِ ู„ุงَุงِู„ู‡َ ุงِู„ุงَّ ุงَู†ْุชَ ุธَู‡ْุฑَ ุงู„ู„ุงَّุฌِูŠْู†َ ูˆَุฌَุงุฑَ ุงู„ْู…ُุณْุชَุฌِูŠْุฑِูŠْู†َ ูˆَุงَู…َุงู†َ ุงْู„ุฎَุงุฆِูِูŠْู†َ. ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุงِู†ْ ูƒُู†ْุชَ ูƒَุชَุจْุชَู†ِู‰ ุนِู†ْุฏَูƒَ ูِูŠْ ุงُู…ِّ ุงْู„ูƒِุชَุงุจِ ุดَู‚ِูŠًّุง ุงَูˆْ ู…َุญْุฑُูˆْู…ًุง ุงَูˆْ ู…َุทْุฑُูˆْุฏًุง ุงَูˆْ ู…ُู‚ْุชَุฑًّุง ุนَู„َู‰َّ ูِู‰ ุงู„ุฑِّุฒْู‚ِ ูَุงู…ْุญُ ุงู„ู„َّู‡ُู…َّ ุจِูَุถْู„ِูƒَ ูِูŠْ ุงُู…ِّ ุงْู„ูƒِุชَุงุจِ ุดَู‚َุงูˆَุชِูŠ ูˆَุญِุฑْู…َุงู†ِูŠ ูˆَุทَุฑْุฏِูŠ ูˆَุงِู‚ْุชَุงุฑَ ุฑِุฒْู‚ِูŠ ูˆَุงَุซْุจِุชْู†ِู‰ْ ุนِู†ْุฏَูƒَ ูِูŠ ุงُู…ِّ ุงْู„ูƒِุชَุงุจِ ุณَุนِูŠْุฏًุง ู…َุฑْุฒُูˆْู‚ًุง ู…ُูˆَูَّู‚ًุง ู„ِู„ْุฎَูŠْุฑَุงุชِ ูَุฅِู†َّูƒَ ู‚ُู„ْุชَ ูˆَู‚َูˆْู„ُูƒَ ุงْู„ุญَู‚ُّ ูِู‰ ูƒِุชَุงุจِูƒَ ุงู„ْู…ُู†ْุฒَู„ِ ุนَู„َู‰ ู†َุจِูŠِّูƒَ ุงู„ْู…ُุฑْุณَู„ِ ูŠَู…ْุญُูˆ ุงู„ู„ู‡ُ ู…َุงูŠَุดَุงุกُ ูˆَูŠُุซْุจِุชُ ูˆَุนِู†ْุฏَู‡ُ ุงُู…ُّ ุงْู„ูƒِุชَุงุจِ. ุงِู„ู‡ِูŠْ ุจِุงู„ุชَّุฌَู„ِّู‰ ุงْู„ุงَุนْุธَู…ِ ูِูŠ ู„َูŠْู„َุฉِ ุงู„ู†ِّุตْูِ ู…ِู†ْ ุดَู‡ْุฑِ ุดَุนْุจَุงู†َ ุงู„ْู…ُูƒَุฑَّู…ِ ุงู„َّุชِูŠْ ูŠُูْุฑَู‚ُ ูِูŠْู‡َุง ูƒُู„ُّ ุงَู…ْุฑٍ ุญَูƒِูŠْู…ٍ ูˆَูŠُุจْุฑَู…ُ ุงِุตْุฑِูْ ุนَู†ِّูŠْ ู…ِู†َ ุงْู„ุจَู„ุงَุกِ ู…َุงุงَุนْู„َู…ُ ูˆَู…َุง ู„ุงุงَุนْู„َู…ُ ูˆَุงَู†ْุชَ ุนَู„ุงَّู…ُ ุงْู„ุบُูŠُูˆْุจِ ุจِุฑَุญْู…َุชِูƒَ ูŠَุงุงَุฑْุญَู…َ ุงู„ุฑَّุงุญِู…ِูŠْู†َ ูˆَุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َู‰ ุณَูŠِّุฏِู†َุง ู…ُุญَู…َّุฏٍ ูˆَุนَู„َู‰ ุงَู„ِู‡ِ ูˆَุตَุญْุจِู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ. ุงَู…ِูŠْู†َ
Ya Allah, Dzat Pemilik anugrah, bukan penerima anugrah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau: Engkaulah penolong para pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisiMu di dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rezeki, maka hapuskanlah, wahai Allah, dengan anugrahMu, dari Ummul Kitab akan celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisimu, dalam Ummul Kitab, sebagai orang yang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan. Sunguh Engkau telah berfirman dan firman-Mu pasti benar, di dalam Kitab Suci-Mu yang telah Engkau turunkan dengan lisan nabi-Mu yang terutus: “Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang dikehendakiNya dan di sisi Allah terdapat Ummul Kitab.” Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak di malam pertengahan bulan Sya’ban nan mulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang kuketahui maupun yang tidak kuketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi RahmatMu wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada junjungan kami Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin.
Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utam…

Posting Komentar

Pergunakanlah kecerdasan anda saat berkomentar, dan tinggalkan komentar sesuai topik tulisan, menuliskan link aktif yang tidak sesuai topik yang kami posting akan langsung kami hapus atau kami anggap sebagai spam.
Masukkan URL Gambar atau URL Video atau Potongan Kode atau Quote lalu klik tombol yang kamu inginkan untuk di-parse. Salin hasil parse lalu paste ke kolom komentar.


image video quote pre code